Senin, 02 Mei 2016

AYASKARA “ The Avenger of Oddisey 2016"

Diposting oleh Unknown di 22.45 0 komentar


Oleh :
Nadiya Mumtaza




A.    PENDAHULUAN
Oddisey adalah  implementasi dari mata kuliah Management Practice and Leadership yang dilaksanakan oleh seluruh mahasiswa Sekolah Bisnis Manajemen (SBM – ITB) dan memiliki bobot 3 Satuan Kredit Semester (SKS). Hal tersebut menunjukkan bahwa mata kuliah ini memang sangat penting dan wajib dipenuhi segala tugas dan kegiatannya karena tentu dengan ditetapkan 3 SKS bukanlah hal yang dapat dianggap “nihil” oleh mereka.  Management Practice and Leadership ini adalah mata kuliah yang diambil oleh mahasiswa SBM – ITB semester II dan oddisey sebagai sebuah project besar yang selalu diadakan setiap tahun. Oddisey memiliki tema masing – masing sesuai dengan angkatan mereka, tema yang dipilih sering kali menggambarkan tekad yang dimiliki oleh angkatan tersebut.
Oddisey 2016 ini sangat kental dengan suasana mistis yang menyebabkan tidak hanya kalangan mahasiswa, melainkan anak – anak dan orang tua mereka pun turut mengundang awareness akan tema serta acara yang berlangsung pada pukul 17.00 – 22.15 WIB tersebut. Oddisey selalu memberikan pertunjukan luar biasa, hebat dan mampu mengalihkan penat para pengujung yang datang untuk melihat salah satu event besar bagi mahasiswa jurusan SBM – ITB. Oddisey dibagi menjadi dua kepanitiaan; 1) SO yang memiliki tanggung jawab terhadap pengurusan eksternal event, lokasi, penggalangan dana dan kerjasama partnership, 2) Performance Art yang memiliki tanggung jawab dalam urusan internal event.
Latihan yang dilakukan oleh setiap mahasiswa SBM – ITB dalam menyambut oddisey harus tertata dan mampu untuk membagi jadwal maupun waktu yang berbeda antara satu mahasiwa dengan mahasiswa lain karena dalam oddisey ini seluruh rangkaian murni hasil kreatif mereka. Setiap dosen yang bersangkutan hanya akan memberikan sedikit materi dan tetap mengawasi berjalannya rangkaian latihan hingga hari besar tersebut diselenggarakan dengan penuh keringat kebahagiaan. Sikap mandiri dan kerjasama yang ditonjolkan mereka semua tentu memiliki benefit yang tidak akan terhitung hanya dengan materi di kemudian hari, melainkan manajemen hidup dan cara kerjasama dalam mengadakan sebuah event akan sangat lebih berarti bila dibandingkan dengan sekedar materi.
B.     KERANGKA TEORI
Sargent dalam Santoso (1992 : 29) menyatakan bahwa kerjasama merupakan usaha terkoordinasi antara anggota suatu kelompok atau masyarakat yang diarahkan untuk mencapai tujuan bersama. Kerjasama adalah sebuah bentuk interaksi sosial yang memiliki tujuan anggota kelompok yang satu berkaita dengan tujuan anggota kelompok yang lain atau tujuan kelompok secara keseluruhan, sehingga seseorang individu hanya dapat mencapai tujuan bila individu lain juga mencapai tujuan.
Apabila tipe interaksi ini berkembang di antara anggota suatu institusi, maka kelompok yang ada dalam institusi tersebut akan saling membantu, mendukung, memberi, menerima, bergantung dan saling memberikan motivasi satu dengan yang lain untuk maju. Inovasi yang ada dengan mudah akan menyebar di antara mereka karena kelompok yang ada di institusi tersebut memiliki kepentingan yang sama yaitu ingin maju, sehingga mereka akan berupaya untuk saling berkoordinasi dan saling berkomunikasi dalam rangka lebih mengenal, memahami dan menguasi inovasi yang diperkenalkan kepada mereka.
Dalam suatu kelompok tentu akan ada orang yang lebih dahulu memiliki informasi yang baru dan lebih maju, mereka lebih sering disebut sebagai perintis, pelopor atau pun pionir dan dengan pola interaksi kerjasama yang berkembang dalam kehidupan mereka itu secara sadar maupun tidak, hal itu akan memberikan dampak yang cukup positif karena akan saling memajukan anggota lainnya. Sikap kerjasama dalam suatu kelompok adalah perpaduan dari sikap individu yang terbentuk beradasarkan komitmen bersama dan diwujudkan sebagai satu sikap atau perilaku individu yang akan menimbulkan visi dan misi sesuai tujuan kelompok tersebut.
C.    PEMBAHASAN
Ayaskara muncul sebagai main – theme pada Oddisey, 30 April 2016 dan menampilkan begitu banyak kejutan dalam acara tahunan mahasiswa SBM – ITB tersebut. Ayaskara yang dibentuk dengan konsep “ The Journey Begins “ di dunia Ayaskara yang dibagi menjadi dua bagian yaitu Aruna sebagai dunia terang yang dipenuhi oleh peri – peri kecil serta ratu mereka dan Ajiva sebagai dunia gelap yang dihuni oleh banyak hantu menakutkan. Ayaskara pun menampilkan tetaer yang menceritakan kisah Aji dan Vana sebagai tokoh utama dalam kisah romance, Ayaskara.
Ayaskara adalah sebuah tempat yang penuh dengan keajaiban dan segala trik magic yang muncul dari setiap pemeran Ayaskara. Hal tersebut tentu sangat menarik dan memberikan antusiasme kepada setiap pengunjung yang menonton Ayaskara. Seluruh pengunjung tak henti untuk memberikan applause yang sangat meriah pada setiap pertunjukan yang ada dalam Ayaskara. Selain teater yang diperlihatkan oleh Ayaskara, banyak bazzar yang disediakan langsung oleh mahasiswa SBM – ITB dan wahana Awatara.
Wahana Awatara merupakan wahana rumah hantu yang berlokasi di hutan Ayaskara dan diceritakan bahwa di dalam Awatara banyak sekali mahluk mistis yang sangat menakutkan dan akan membuat setiap pengunjung untuk mengisi ulang terlebih dahulu mental mereka masing masing karena akan menyebabkan hal yang “fatal” apabila pengunjung tidak menyiapkan mental mereka. Meskipun Awatara dihuni oleh mahluk – mahluk mistis yang menyeramkan layaknya hantu, namun mereka jelas dapat dikatakan lebih spesial dan sangat berbeda dengan hantu - hantu yang ada di Indonesia karena rumah hantu ini adalah rumah hantu Ayaskara !
Ayaskara yang dipilih sebagai tema Oddisey 2016 ini berjalan sangat sukses dan dapat mencapai rating  lima bintang karena Ayaskara apabila dianalisa oleh seluruh mata pengunjung tentu Ayaskara adalah The Avanger of Oddisey 2016. Hal ini karena memang konsep yang diberikan oleh Ayaskara sangat berbeda dari konsep – konsep Oddisey tahun sebelumnya. Jumlah mahasiswa SBM – ITB 2015 yang kabarnya memang sangat melejit tinggi pun mempengaruhi akan perubahan konsep Oddisey 2016 tersebut.
Ayaskara dapat dikatakan The Avanger karena salah satu faktor ialah kekuatan (power), power yang dimiliki oleh kelompok Ayaskara ini mampu membuka seluruh jiwa bebas pengunjung dan memberikan kesan “wow, great, wonderful, nice, beautiful, amuse, cool”. Hal yang kita ketahui bahwa The Avanger adalah suatu kelompok atau gabungan yang terdiri dari pahlawan – pahlawan perdamaian dunia, meski hal tersebut hanya sebuah animasi bukan berarti profit yang akan dihasilkan pun hanya animasi karena kerjasama yang dilakukan oleh pahlawan – pahlawan tersebut dalam menyelamatkan dan memberikan perdamaian pada dunia ini patut untuk dijadikan contoh bagi seluruh pemuda Indonesia.

D.    KESIMPULAN
Ayaskara yang di dalam nya terdapat kelompok – kelompok dan memiliki hubungan dan saling berinteraksi satu sama lain karena terdapat ikatan dan perasaan yang relatif sama dan kita ketahui bahwa kelompok merupakan golongan, kelas, lapisan atau kumpulan manusia yang dibatasi oleh ciri, kondisi dan kesamaan kepentingan tertentu. Kelompok manusia yang saling bekerjasama untuk mendapatkan tujuan dan kepentingan mereka sebagai manusia yang memiliki sikap sosial antara manusia satu dengan lainnya.
Pembentukan kelompok tersebut pun dilakukan dengan menentukan kedudukan masing – masing ( siapa yang akan menjadi ketua dan anggota). Interaksi yang terjadi suatu saat tentu akan menimbulkan perbedaan antara indivixu satu dengan lainnya, namun hal tersebut tidak dapat dihindari dan kita harus tetap maju untuk melaksanakan kewajiban serta mencapai tujuan maupun kepentingan kelompok.
Perpecahan yang kemungkinan terjadi pun biasanya bersifat sementara karena mereka memiliki kesadaran yang kuat bahwa adanya arti penting kelompok, sehingga anggota kelompok berusaha untuk menyesuaikan diri demi kepentingan bersama. Selain hal tersebut pun tentu kerjasama adalah hal yang lebih menonjol dalam Ayaskara di Oddisey 2016, ini sangat terlihat dengan adanya solidaritas yang terbentuk berdasarkan komitmen bersama dan diwujudkan sebagai satu sikap dan perilaku kelompok yakni Ayaskara yang sesuai dengan karakteristik daripada perilaku individu, sehingga Ayaskara muncul dan mendukung seluruh anggotanya sangat baik dalam Oddisey 2016.
 

Mumtaz's Script Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea