Oleh :
Nadiya Mumtaza
A.
PENDAHULUAN
Oddisey
adalah implementasi dari mata kuliah
Management Practice and Leadership yang dilaksanakan oleh seluruh mahasiswa
Sekolah Bisnis Manajemen (SBM – ITB) dan memiliki bobot 3 Satuan Kredit
Semester (SKS). Hal tersebut menunjukkan bahwa mata kuliah ini memang sangat
penting dan wajib dipenuhi segala tugas dan kegiatannya karena tentu dengan
ditetapkan 3 SKS bukanlah hal yang dapat dianggap “nihil” oleh mereka. Management Practice and Leadership ini adalah
mata kuliah yang diambil oleh mahasiswa SBM – ITB semester II dan oddisey
sebagai sebuah project besar yang selalu diadakan setiap tahun. Oddisey
memiliki tema masing – masing sesuai dengan angkatan mereka, tema yang dipilih
sering kali menggambarkan tekad yang dimiliki oleh angkatan tersebut.
Oddisey
2016 ini sangat kental dengan suasana mistis yang menyebabkan tidak hanya
kalangan mahasiswa, melainkan anak – anak dan orang tua mereka pun turut
mengundang awareness akan tema serta
acara yang berlangsung pada pukul 17.00 – 22.15 WIB tersebut. Oddisey selalu
memberikan pertunjukan luar biasa, hebat dan mampu mengalihkan penat para
pengujung yang datang untuk melihat salah satu event besar bagi mahasiswa
jurusan SBM – ITB. Oddisey dibagi menjadi dua kepanitiaan; 1) SO yang memiliki
tanggung jawab terhadap pengurusan eksternal event, lokasi, penggalangan dana
dan kerjasama partnership, 2) Performance Art yang memiliki tanggung jawab
dalam urusan internal event.
Latihan
yang dilakukan oleh setiap mahasiswa SBM – ITB dalam menyambut oddisey harus
tertata dan mampu untuk membagi jadwal maupun waktu yang berbeda antara satu
mahasiwa dengan mahasiswa lain karena dalam oddisey ini seluruh rangkaian murni
hasil kreatif mereka. Setiap dosen yang bersangkutan hanya akan memberikan
sedikit materi dan tetap mengawasi berjalannya rangkaian latihan hingga hari
besar tersebut diselenggarakan dengan penuh keringat kebahagiaan. Sikap mandiri
dan kerjasama yang ditonjolkan mereka semua tentu memiliki benefit yang tidak akan terhitung hanya dengan materi di kemudian
hari, melainkan manajemen hidup dan cara kerjasama
dalam mengadakan sebuah event akan sangat lebih berarti bila dibandingkan
dengan sekedar materi.
B.
KERANGKA
TEORI
Sargent
dalam Santoso (1992 : 29) menyatakan bahwa kerjasama
merupakan usaha terkoordinasi antara anggota suatu kelompok atau masyarakat
yang diarahkan untuk mencapai tujuan bersama. Kerjasama adalah sebuah bentuk
interaksi sosial yang memiliki tujuan anggota kelompok yang satu berkaita
dengan tujuan anggota kelompok yang lain atau tujuan kelompok secara
keseluruhan, sehingga seseorang individu hanya dapat mencapai tujuan bila
individu lain juga mencapai tujuan.
Apabila
tipe interaksi ini berkembang di antara anggota suatu institusi, maka kelompok
yang ada dalam institusi tersebut akan saling membantu, mendukung, memberi,
menerima, bergantung dan saling memberikan motivasi satu dengan yang lain untuk
maju. Inovasi yang ada dengan mudah akan menyebar di antara mereka karena
kelompok yang ada di institusi tersebut memiliki kepentingan yang sama yaitu
ingin maju, sehingga mereka akan berupaya untuk saling berkoordinasi dan saling
berkomunikasi dalam rangka lebih mengenal, memahami dan menguasi inovasi yang
diperkenalkan kepada mereka.
Dalam
suatu kelompok tentu akan ada orang yang lebih dahulu memiliki informasi yang
baru dan lebih maju, mereka lebih sering disebut sebagai perintis, pelopor atau
pun pionir dan dengan pola interaksi kerjasama yang berkembang dalam kehidupan
mereka itu secara sadar maupun tidak, hal itu akan memberikan dampak yang cukup
positif karena akan saling memajukan anggota lainnya. Sikap kerjasama dalam
suatu kelompok adalah perpaduan dari sikap individu yang terbentuk beradasarkan
komitmen bersama dan diwujudkan sebagai satu sikap atau perilaku individu yang
akan menimbulkan visi dan misi sesuai tujuan kelompok tersebut.
C.
PEMBAHASAN
Ayaskara
muncul sebagai main – theme pada
Oddisey, 30 April 2016 dan menampilkan begitu banyak kejutan dalam acara
tahunan mahasiswa SBM – ITB tersebut. Ayaskara yang dibentuk dengan konsep “
The Journey Begins “ di dunia Ayaskara yang dibagi menjadi dua bagian yaitu
Aruna sebagai dunia terang yang dipenuhi oleh peri – peri kecil serta ratu
mereka dan Ajiva sebagai dunia gelap yang dihuni oleh banyak hantu menakutkan.
Ayaskara pun menampilkan tetaer yang menceritakan kisah Aji dan Vana sebagai
tokoh utama dalam kisah romance, Ayaskara.
Ayaskara
adalah sebuah tempat yang penuh dengan keajaiban dan segala trik magic yang muncul dari setiap pemeran
Ayaskara. Hal tersebut tentu sangat menarik dan memberikan antusiasme kepada
setiap pengunjung yang menonton Ayaskara. Seluruh pengunjung tak henti untuk
memberikan applause yang sangat
meriah pada setiap pertunjukan yang ada dalam Ayaskara. Selain teater yang
diperlihatkan oleh Ayaskara, banyak bazzar yang disediakan langsung oleh
mahasiswa SBM – ITB dan wahana Awatara.
Wahana
Awatara merupakan wahana rumah hantu yang berlokasi di hutan Ayaskara dan
diceritakan bahwa di dalam Awatara banyak sekali mahluk mistis yang sangat
menakutkan dan akan membuat setiap pengunjung untuk mengisi ulang terlebih
dahulu mental mereka masing masing karena akan menyebabkan hal yang “fatal”
apabila pengunjung tidak menyiapkan mental mereka. Meskipun Awatara dihuni oleh
mahluk – mahluk mistis yang menyeramkan layaknya hantu, namun mereka jelas
dapat dikatakan lebih spesial dan sangat berbeda dengan hantu - hantu yang ada
di Indonesia karena rumah hantu ini adalah rumah hantu Ayaskara !
Ayaskara
yang dipilih sebagai tema Oddisey 2016 ini berjalan sangat sukses dan dapat
mencapai rating lima bintang karena Ayaskara apabila dianalisa
oleh seluruh mata pengunjung tentu Ayaskara adalah The Avanger of Oddisey 2016.
Hal ini karena memang konsep yang diberikan oleh Ayaskara sangat berbeda dari
konsep – konsep Oddisey tahun sebelumnya. Jumlah mahasiswa SBM – ITB 2015 yang
kabarnya memang sangat melejit tinggi pun mempengaruhi akan perubahan konsep
Oddisey 2016 tersebut.
Ayaskara
dapat dikatakan The Avanger karena salah satu faktor ialah kekuatan (power), power yang dimiliki oleh kelompok Ayaskara ini mampu membuka
seluruh jiwa bebas pengunjung dan memberikan kesan “wow, great, wonderful, nice, beautiful, amuse, cool”. Hal yang kita
ketahui bahwa The Avanger adalah suatu kelompok atau gabungan yang terdiri dari
pahlawan – pahlawan perdamaian dunia, meski hal tersebut hanya sebuah animasi
bukan berarti profit yang akan
dihasilkan pun hanya animasi karena kerjasama
yang dilakukan oleh pahlawan – pahlawan tersebut dalam menyelamatkan dan
memberikan perdamaian pada dunia ini patut untuk dijadikan contoh bagi seluruh
pemuda Indonesia.
D.
KESIMPULAN
Ayaskara
yang di dalam nya terdapat kelompok – kelompok dan memiliki hubungan dan saling
berinteraksi satu sama lain karena terdapat ikatan dan perasaan yang relatif
sama dan kita ketahui bahwa kelompok merupakan golongan, kelas, lapisan atau
kumpulan manusia yang dibatasi oleh ciri, kondisi dan kesamaan kepentingan
tertentu. Kelompok manusia yang saling bekerjasama untuk mendapatkan tujuan dan
kepentingan mereka sebagai manusia yang memiliki sikap sosial antara manusia
satu dengan lainnya.
Pembentukan
kelompok tersebut pun dilakukan dengan menentukan kedudukan masing – masing (
siapa yang akan menjadi ketua dan anggota). Interaksi yang terjadi suatu saat
tentu akan menimbulkan perbedaan antara indivixu satu dengan lainnya, namun hal
tersebut tidak dapat dihindari dan kita harus tetap maju untuk melaksanakan
kewajiban serta mencapai tujuan maupun kepentingan kelompok.
Perpecahan
yang kemungkinan terjadi pun biasanya bersifat sementara karena mereka memiliki
kesadaran yang kuat bahwa adanya arti penting kelompok, sehingga anggota
kelompok berusaha untuk menyesuaikan diri demi kepentingan bersama. Selain hal
tersebut pun tentu kerjasama adalah hal yang lebih menonjol dalam Ayaskara di
Oddisey 2016, ini sangat terlihat dengan adanya solidaritas yang terbentuk
berdasarkan komitmen bersama dan diwujudkan sebagai satu sikap dan perilaku
kelompok yakni Ayaskara yang sesuai dengan karakteristik daripada perilaku
individu, sehingga Ayaskara muncul dan mendukung seluruh anggotanya sangat baik
dalam Oddisey 2016.
