Begitu banyak situasi dan kondisi yang dijadikan bahan pembicaraan manusia, namun menurut gue lebih tepatnya sih bukan pembicaraan melainkan sebuah perbincangan. Secara bahasa mungkin kedua kata dasar tersebut hampir mirip, yakni bicara dan bincang. Pada dasarnya ada sedikit perbedaan bahwa "perbincangan" memiliki makna yang sedikit negatif apabila dibandingkan dengan "pembicaraan".
Topik utama gue saat ini sebenarnya adalah ingin mengkritisi rasa panas yang dimiliki oleh matahari dan manusia.
Lucu juga sih guys kalo membahas hal seperti ini, which is kita ketahui bahwa panas yang dimiliki oleh matahari tuh benar - benar bermanfaat bagi kehidupan manusia dan alam semesta - Nya, lah kalau panas yang dimiliki oleh manusia kira - kira bermanfaat untuk siapa ya guys ?
Sampai saat ini gue cuma masih punya satu jawaban, panas yang dimiliki oleh manusia hanya bermanfaat untuk manusia - manusia yang memiliki rasa egois dan arogan yang tinggi, finally kehidupan yang dimiliki oleh mereka gak akan pernah ada pada posisi aman maupun nyaman.
Gue berbicara seperti ini berdasarkan fakta - fakta yang seringkali terjadi di kehidupan ini, salah satu contoh aja ya guys gue barengi dengan curcol, beberapa waktu lalu gue pergi ke salah satu rumah makan di daerah gue. Saat gue masuk, tuh tempat bising banget dan gue pun memesan makanan karena perut gue udah gak bisa nahan lapar. Tiba - tiba gue mendengar banyak sekali ocehan yang dikeluarkan dari mulut para ibu - ibu yang terlihat sosialita.
Mereka saling beradu mulut dan mau ga mau gue pun mendengar apa yang mereka perbincangkan, wow luar biasa dan bukan main, mereka saling memuji, meninggikan, membanggakan secara berlebihan mengenai apa saja yang telah masing - masing dari mereka miliki.
Sementara itu, gue pun melihat ada dua di antara mereka yang terlihat biasa - biasa saja, dalam arti gak seheboh yang lainnya. Gue pun mendengar dan melihat dengan jelas bahwa kedua ibu - ibu itu pun gak mau kalah dan saling membalas kepada yang terlihat mayoritas, mereka berdua merasa direndahkan.
Gue cuma bisa jadi penonton karena hal tersebut sama sekali bukan urusan gue, hanya saja sih memang berisik banget. Pertemuan para ibu sosialita pun berujung kepada perlombaan "panas" yang sukar diselesaikan.
Dalam kasus di atas menyebabkan gue berpikir terus - menerus dan greget banget ingin menceritakan lewat blog ini.
Sadar gak sih guys, kalau sebenarnya segala yang kita ucapkan dan lakukan akan menjadi boomerang yang akan kembali kepada diri kita masing - masing. Hal yang gue selalu ingat dan gue yakin bahwa kata - kata di bawah ini pasti akan selalu ada dalam ajaran seluruh agama yang ada di dunia, kurang lebih seperti ini :
"Apabila kamu berperilaku baik terhadap orang lain, maka mereka pun akan begitu padamu. Apabila kamu berperilaku buruk terhadap orang lain, maka mereka pun akan begitu padamu"
Dari kalimat tersebut, gue cukup belajar banyak hal dan dari kalimat tersebut juga gue ingin memberitahukan sama kalian semua bahwa jangan pernah kalian saling merendahkan satu sama lain karena kita mengetahui hakikat manusia itu gak akan pernah puas dengan apa yang mereka miliki.
Selain daripada itu, Nabi Muhammad S.A.W pun selalu mengingatkan untuk berlomba - lomba dalam kebaikan, bukan berlomba - lomba dalam rasa "panas".
